Kisah Kisah Lucu Penyegar Suasana

Kisah Kisah Lucu Penyegar Suasana


Selamat pagi semua, beberapa hari saya tidak posting sesuatu yang berbau cerita. Namun sekarang saya posting 6 cerita untuk anda agar lebih semangat lagi menjalani aktifitas

Baiklah langsung saja

Guruku Biasa-Biasa Saja

Semasa aku masih di SD, Pak guruku bertanya kepada teman-temanku tentang profil seorang guru anak-anak, apa pendapatmu tentang seorang guru seperti aku ini ?

Eko : emmm . Menurut saya pak guru itu cerdas.
Ari.. : Pak guru paling pandai dan berhati mulia.
Edi. : Wahpak guru itu pinter sekali, aku ingin jadi guru seperti bapak.
Guru. : MenurutmuSim???
Sim... : Menurutku pak guru itu biasa-biasa ja!!!

Dengan nada marah guruku bertanya Lhokok gitu Sim, aku ini kan gurumu ???

Lalu Aku jelaskan Maksudku pak guru itu biasa datang terlambat, biasa marah-marah tanpa sebab, biasa membolos, biasa ngajar hanya memberi catatan terus, biasa bingung saat mengajar dan biasa gagap saat siswanya bertanya.
He he he hemaaf ya pak guru ujar ku dan di sambut gelak tawa temen-temennya.


Tak Mau Bersyukur


Sudah sepantasnya kalau guru agama itu mengajarkan siswanya untuk mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan kepada umatnya. Selanjutnya guruku bertanya kepada temen-temenku untuk menunjukan bukti bersyukurnya.

kalian tadi mensyukuri apa saja anak-anak ? guruku bertanya.

Agus. : saya tadi bersyukur walau makan hanya dengan lauk tempe goreng,
Galih : tadi aku bersyukur walau hanya diberi uang saku seribu,
Edo.. : Alhamdulillah, aku tadi di traktir soto pak guru, makasih ya pak..!!!
Guru : kamu mensyukuri apa Sim ???
Hasim.. : tak ada yang aku syukuri Pak !!!
Guru : lho. emang kenapa ?
Hasim.. : makan belum, uang saku tak punya, lagi pula aku gak di tratir soto pak guru, apa yang perlu aku syukuri..!!!

UNAS (Ujian Nasional)


Dalam wawancara dengan wartawan, salah satu menteri ditanya masalah Ujian Nasional yang sedang menjadi polemik di masyarakat tahun ini.

Wartawan.... : bagaiman pendapat bapak tentang UNAS nanti ?
Menteri ... : Hmmm UNAS itu masih penting,
Wartawan... : apakah UNAS itu masih sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945
Menteri : O..sangat sesuai,
Wartawan... : berarti bapak setuju dong kalau UNAS tetap dilaksanakan ?
Menteri : setuju banget. !!!!
Wartawan : kenapapak ???
Menteri : karena aku menteri-nya, istriku kepala dinas-ya dan anakku penjual bocoran soal!!

Ndase Pecah


Aku sudah bisa memastikan sebelumnya, setiap pelajaran bahasa Jawa pasti diberi tugas untuk membuat kalimat dengan bahasa Jawa halus (kromo inggil). Pada kesempatan itu Bu guru memberi tugas untuk membuat kalaimat dengan kata  Bu Lik .

Guru. : coba kowe mbak Dewi. !
Dewi. : Bu Lik tindak dateng peken.
Guru : bagus, coba kowe mas Adit !
Adit.. : Bu Lik tindak dateng peken tumbas gendis.
Guru : bagus sekalicoba kowe mas Hasim !!!
Hasim.. : Bu Lik tindak peken ketabrak becak ndase pecah.
Guru. : ehkok koyo ngono bahasamu Sim, di baleni sing apik !!!

Dengan rasa gemetar Aku berucap Bu Guru nabrak becak terus semaput, kataku,
HaHaha...ha..., suit.. suit.. suiiiii.it....
Serentak temenku sekelas tertawa terpingkal-pingkal dan Bu guru nyelonong pergi tanpa pamit.
Selanjutnya aku diberi hadiah permen temenku, karena berhasil mengusir Bu guru, asyik.!!!!
Kualitas Pendidikan Estib Menurun, Kenapa ?

Karena .. :

 3 guru sudah bosan mengajar karena umurnya uzur
 2 guru kalau mengajar hanya bercerita
 4 guru kalau mengajar hanya memberi catatan melulu
 3 guru kalau mengajar modalnya hanya buku LKS saja
 2 guru kalau mengajar memancing nafsu birahi
 4 guru di sekolahan kerjaanya nggosip melulu
 1 guru kalau mengajar sambil tiduran di kursi
 3 guru di sekolahan kerjaanya beramtem sesama guru
 1 guru di sekolahan kerjaannya berburu kasus
 3 guru di sekolahan kerjaanya main game
 1 guru kalau mengajar siswanya dibiarkan main game
 3 guru di sekolahan kerjaanya ngitung duit terus
 2 guru di sekolahan kerjaannya ngitung angsuran bank
 1 guru kalau siswa bertanya malahan di marah
 2 guru di sekolahan kerjaanya membahas sinetron
 2 guru kalau mengajar siswanya ditinggal jajan di kantin

Terus guru yang baik ada berapa ??? tanya seorang jurnalis.
Hanya satu!!!! ujar salah satu guru
Siapa itu??? Kejar jurnalis.

Ah..jelas aku dong ..!!!! (yang sedang membaca ini) he he he



Ikan Lele


Setelah guru mata pelajaran biologi menjelaskan panjang lebar tentang Ikan, kiranya guruku tersebut ingin istirahat sejenak. Kemudian untuk mengetahui kemampuan siswanya dalam menerima pembelajaran, guruku menguji dengan pertanyaan secara lisan pada beberapa temanku.

Kamu Anto. dengan apa ikan bernafas, tanya guruku.
dengan insangPak, jawab Anto dengan tegas.

kamu Dedi sirip itu fungsinya untuk apa, tanya guruku.
untuk berenang Pak, jawab Dedi dengan rasa ragu-ragu.
ya.lumayan betul, kata guruku.

Tiba-tiba si-Bejo tanpa disuruh bertanya Pakkenapa ikan Lele itu tiap hari mandi kok kulitnya tetap hitam.

karena mandinya tidak pakai sabun mandi !!!, jawab guruku yang diringi tawa teman-temanku.


Jadi Koruptor


Untuk mengetahui cita-cita siswanya, guru BK (Bimbingan Konseling) melakukan jejak pendapat tentang harapan masa depan. Beberapa pertanyaan di lontarkan kepada temanku.

Arikenapa kamu sekolah, tanya guru.
Ingin pinter Pak.., jawab Ari.
Kalau sudah pinter, kejar guru.
Ingin jadi pejabat Pak, jelas Ari.
Setelah jadi pejabat mau apa, timpal guru.
Aku ingin cari duit yang banyak Pak, jawab Ari dengan tegas.
Caranya cari duit bagaimana, kejar guru.
Hmmm.jadi koruptor lahPak, jelas Ari sambil menundukan kepalanya
.Kamu tahu nggak, koruptor itu apa, tanya guruku dengan nada sinis.
TahuPak, orang yang mengerjakan bangunan, jawab Ari dengan tegas.
Lhoitu kan kontraktor, bukan koruptor, tutur guru.
Hehe..hemaaf pak, lha koruptor itu apa pak, tanya Ari.
Koruptor itu ti..kus! Jawab guru dengan nada pelan.

0 Response to "Kisah Kisah Lucu Penyegar Suasana"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel